Cara Merawat Water Cooling yang Baik dan Benar

Bagi beberapa orang yang telah mengenal dunia komputer pasti tidak asing dengan water cooling. Sederhananya, water cooling merupakan sebuah pendingin untuk komputer yang menggunakan cairan atau liquid. Supaya memiliki kinerja yang baik, perlu diketahui cara merawat water cooling yang baik dan benar karena alat ini memiliki susunan yang rumit untuk dibersihkan.

Water cooling juga dipatok dengan harga yang relatif tinggi, sehingga sangat disarankan untuk Anda yang ingin membeli atau telah memiliki alat ini untuk menjaga dengan baik dan benar agar tidak mudah rusak. Jika Anda penasaran, simak lebih lanjut tentang cara merawat water cooling yang baik dan benar pada ulasan berikut ini.

Cara Merawat Water Cooling yang Baik dan Benar
Sumber : merakitkomputer.quora.com

Water Cooling

Water cooling  merupakan alat pendingin untuk komputer yang menggunakan cairan atau liquid. Water cooling memiliki bentuk yang beragam ada yang kecil, sedang, hingga cukup besar. Cara kerja water cooling sama seperti radiator pada mobil, karena memang fungsi water cooler pada komputer juga sebagai radiator untuk prosesor.

Ukuran water cooling yang umum ditemukan adalah ukuran dimensi lebih kecil atau ringkas, sehingga tidak memakan banyak tempat. Kelebihan penggunaan water cooling adalah panas dari CPU/GPU dapat cepat dibuang ke luar casing PC.

Untuk masalah berat, water cooling lebih ringan dari HSF dengan TDP yang sama, dan tetap memiliki bentuk lebih dinamis dan lebih elegan dari HSF. Water cooling compact menggunakan air coolant yang sama untuk kendaraan, karena itu secara kinerja juga tidak jauh berbeda dengan radiator pada mobil.

Kelebihan lain dari water cooling adalah proses pendinginan lebih instan karena speed PWM fan akan langsung naik untuk membuang panas ke luar dari casing PC.

 

Cara Merawat Water Cooling

Supaya water cooling tidak mudah rusak dan mengganggu kenyamanan Anda dalam menjalankan kegiatan melalui komputer, maka Anda perlu merawatnya dengan baik dan benar. Berikut ini adalah cara merawat water cooling.

 

1) Monitor air radiator

Langkah dasar yang paling mudah dilakukan adalah memonitor air radiator secara rutin. Hal ini perlu dilakukan karena air radiator semakin lama digunakan, maka akan habis menguap akibat panas dari CPU/GPU.

 

2) Monitor speed pump

Langkah dasar kedua yang harus dilakukan adalah memonitor speed pump secara real time. Langkah perawatan kedua ini dilakukan karena apabila pompa water cooling rusak, maka panas tidak terbuang, dalam arti lain terjadi overheating.

 

3) Monitor aliran air

Saat membeli water cooling, sebaiknya memilih dengan selang yang transparan atau menambahkan flow meter agar Anda dapat mengetahui ada tidaknya aliran.

 

4) Jangan sembarangan mengisi air

Untuk water cooling radiator compact memang tidak menggunakan tabung reservoir, sehingga Anda tidak dapat menambahkan air water cooling.

 

5) Hindari kebocoran

Kebocoran merupakan dampak terburuk dari kurangnya perawatan pada water cooling. Penyebab yang paling sering dijumpai dari kebocoran biasanya karena terdapat komponen yang longgar, ditambah lagi dengan tabung yang retak atau tersumbat.

Jika telah terjadi kebocoran, maka akan menyebabkan kerusakan komponen pada PC. Karena itu, untuk mencegah terjadi kebocoran, sangat disarankan agar Anda memeriksa sistem water cooling sebanyak tiga kali setelah memasang dan menjalankannya selama 24 jam.

Baca Juga : Mengenal Water Cooling dan Liquid Cooling! Komponen Pendingin yang Wajib Diketahui

Berikut tadi adalah informasi mengenai cara merawat water cooling, dimana dapat dilakukan dengan memonitor air radiator, monitor speed pump, monitor aliran air, tidak sembarangan mengisi air, dan mengecek rutin sistem agar menghindari kebocoran. Anda bisa mulai menerapkan cara-cara tersebut agar water cooling tidak mudah rusak. Semoga informasi di atas membantu.

Leave a Comment