Saat melakukan panggilan suara melalui WhatsApp, pengguna terkadang mendapati status layar yang berubah menjadi “Panggilan Ditahan” atau Call on Hold. Situasi ini kerap menimbulkan kebingungan mengenai status ketersediaan penerima telepon.
Memahami arti notifikasi ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman komunikasi. Artikel ini mengulas secara teknis dan logis mengenai penyebab, makna, serta cara menyikapi status panggilan tersebut.
Secara sederhana, panggilan ditahan artinya penerima telepon sedang terlibat dalam percakapan suara lain saat panggilan masuk terjadi. Sistem WhatsApp secara otomatis menunda sambungan baru agar tidak mengganggu komunikasi yang sedang berjalan.
WhatsApp menggunakan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP). Ketika server mendeteksi jalur komunikasi penerima sedang aktif (“sibuk”), sistem akan memberikan prioritas pada panggilan pertama dan menahan panggilan kedua di “ruang tunggu”.
Terdapat beberapa alasan teknis mengapa notifikasi ini muncul di layar penelepon. Berikut adalah faktor utamanya:
Banyak pengguna masih sulit membedakan indikator panggilan di WhatsApp. Perbedaan mendasar antara ketiga status tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:
| Status Panggilan | Kondisi Perangkat Penerima | Indikasi Teknis |
| Memanggil (Calling) | Ponsel mati atau tanpa internet | Server belum terhubung ke perangkat tujuan. |
| Berdering (Ringing) | Ponsel aktif dan ada internet | Jalur tersedia, ponsel penerima sedang berbunyi. |
| Ditahan (On Hold) | Sedang ada panggilan lain | Jalur sibuk, penerima mendapat notifikasi panggilan masuk. |
Ketika status “Panggilan Ditahan” muncul di layar penelepon, terjadi proses interaktif di layar penerima. WhatsApp memberikan notifikasi bahwa ada panggilan lain yang masuk.
Penerima telepon dihadapkan pada dua pilihan aksi:
Selama penerima belum mengambil keputusan inilah status di layar penelepon akan tetap tertulis “Ditahan”. Hal ini merupakan bagian dari etika privasi digital untuk tidak memotong pembicaraan secara sepihak.
Selain karena kesibukan penerima, aspek teknis perangkat lunak juga bisa berpengaruh. Aplikasi WhatsApp yang belum diperbarui (versi usang) terkadang mengalami bug dalam mendeteksi status real-time.
Koneksi internet yang berfluktuasi ekstrem juga dapat memicu status palsu. Server mungkin “menahan” sambungan karena paket data suara tidak dapat dikirimkan dengan sempurna, meskipun penerima sebenarnya tidak sedang menelepon siapa pun.
BACA JUGA: Cara Menonaktifkan WhatsApp Sementara di Android dan iPhone
Jika menghadapi situasi ini, terdapat beberapa langkah taktis yang dapat dilakukan tanpa perlu melakukan panggilan berulang kali (spam) yang justru mengganggu.
Berikut solusinya:
Status “Panggilan Ditahan” di WhatsApp bukanlah indikasi pemblokiran kontak, melainkan tanda bahwa penerima sedang sibuk berkomunikasi di jalur lain. Fitur ini dirancang untuk menjaga privasi dan kenyamanan pengguna dalam mengelola prioritas percakapan.
Pemahaman ini diharapkan dapat mengurangi kebingungan pengguna. Komunikasi yang efektif dalam ranah digital memerlukan pengertian atas etika dan mekanisme teknis aplikasi yang digunakan.