Samsung Galaxy A56 5G, smartphone terbaru dari seri A yang resmi diluncurkan pada Maret 2025, telah menarik perhatian pengguna dengan desain modern, performa tangguh, dan fitur canggih.
Namun, salah satu pertanyaan yang sering muncul di kalangan konsumen adalah, apakah Samsung Galaxy A56 mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging)?
Artikel ini akan mengulas fakta berdasarkan spesifikasi resmi dan sumber terpercaya.
Samsung Galaxy A56 5G hadir dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian daya cepat (fast charging) hingga 45W melalui kabel. Fitur ini memungkinkan perangkat mengisi daya hingga 65% dalam waktu 30 menit dan penuh dalam waktu sekitar 68 menit. Namun, berdasarkan spesifikasi resmi dari Samsung, Galaxy A56 tidak mendukung pengisian daya nirkabel atau Wireless Charging.
Sebagai smartphone kelas menengah, Samsung tampaknya memprioritaskan fitur lain seperti ketahanan air dengan sertifikasi IP67, kamera ultrawide 12 MP, dan chipset Exynos 1580 yang bertenaga, ketimbang menyertakan teknologi pengisian nirkabel yang biasanya ditemukan pada model flagship seperti seri Galaxy S atau Note.
Keputusan ini sejalan dengan strategi Samsung untuk menjaga harga Galaxy A56 tetap kompetitif di pasar kelas menengah.
BACA JUGA: Apakah Samsung Galaxy A55 Mendukung Wireless Charging?
Meskipun tidak memiliki dukungan bawaan untuk wireless charging, pengguna Galaxy A56 dapat memanfaatkan aksesori pihak ketiga untuk mengaktifkan fitur ini. Dengan menggunakan adapter pengisian nirkabel yang kompatibel dengan port USB-C dan charging pad berstandar Qi, pengguna dapat mengisi daya perangkat secara nirkabel.
Adapter ini biasanya berupa pad tipis yang dicolokkan ke port USB-C dan diletakkan di belakang ponsel, memungkinkan kompatibilitas dengan pengisi daya nirkabel. Namun, kecepatan pengisian mungkin lebih lambat dibandingkan pengisian kabel 45W, dan pengguna disarankan untuk memilih aksesori berkualitas tinggi dari merek ternama seperti Nillkin atau CHOETECH untuk hasil optimal.
Selain kemampuan pengisian daya, Samsung Galaxy A56 menawarkan sejumlah fitur unggulan yang patut diperhatikan:
Ketiadaan fitur pengisian nirkabel pada Galaxy A56 kemungkinan merupakan keputusan strategis untuk menekan biaya produksi, sehingga harga tetap terjangkau bagi konsumen kelas menengah. Fitur ini sering kali dianggap sebagai nilai tambah premium yang meningkatkan biaya perangkat.
Sebagai gantinya, Samsung berfokus pada peningkatan fitur seperti ketahanan fisik, daya tahan baterai, dan kemampuan kamera yang lebih relevan bagi pengguna di segmen ini.
Berdasarkan diskusi di komunitas teknologi, seperti yang terlihat di forum Samsung Community, banyak pengguna menyayangkan absennya fitur wireless charging pada Galaxy A56, terutama karena fitur ini semakin umum di kalangan smartphone modern.
Namun, pengguna juga mengapresiasi build quality perangkat, layar AMOLED yang memukau, dan dukungan pembaruan perangkat lunak selama enam tahun, yang menjamin masa pakai perangkat hingga sekitar tahun 2031.
Samsung Galaxy A56 5G tidak mendukung pengisian daya nirkabel secara bawaan, tetapi pengguna dapat menggunakan adapter pengisian nirkabel untuk menikmati fitur ini. Dengan pengisian cepat 45W melalui kabel, ketahanan air IP67, dan performa mumpuni, perangkat ini tetap menjadi pilihan menarik di kelas menengah.
Bagi pengguna yang mengutamakan wireless charging, model flagship seperti Galaxy S24 mungkin lebih sesuai, meskipun dengan harga yang lebih tinggi.